PASANGKAYU, SULBAR EXPRESS - DPRD Kabupaten Pasangkayu, Sulbar, terima kunjungan kerja (kunker) Anggota DPRD Kabupaten Paringi Moutung (Parimo), Sulreng.

Kunker anggota DPRD Parimo diterima Wakil Ketua dan Anggota DPRD Pasangkayu, Putu Purjaya, Arham Bustaman dan Farid Zuniawansyah diruang aspirasi DPRD, Jl. Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Rabu 28 Januari 2025.

Sementara rombongan DPRD Kabupaten Parimo dipimpin Wakil Ketua Taufik Borman didampingi Sutoyo, Arnol, Serly, Arfan Sahar, Sami, dan Irfan.

Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Putu Purjaya, mengucapkan salam hormat dan terima kasih atas kunjungan Wakil Ketua DPRD Parimo bersama rombongan di DPRD Kabupaten Pasangkayu.

Putu juga mohon maaf bila terdapat kekurangan dalam menyambut kedatangan teman-teman anggota DPRD Parimo di Pasangkayu.

"Semoga kedepan, DPRD Parimo dengan DPRD Pasangkayu selalu bersinergi dan menjalin kerjasama untuk pembangunan daerah masing-masing," ucap Putu.
Wakil Ketua DPRD Parimo Taufik Borman, menyampaikan terima kasih atas sambutan Wakil Ketua dan Anggota DPRD Pasangkayu telah menerima kunjungannya bersama rombongan.
"Tentunya kami dari DPRD Parimo juga berharap sinergi dengan dengan DPRD Pasangkayu dalam berbagai bidang untuk peningkatan pembangunan ke dua daerah," paparnya.
Salah satu yang diperbincangkan para anggota DPRD ini, terkait program APBD Tahun 2026 masing-masing daerah.
"Saat ini APBD tahun 2026 Parimo masih penyelarasan untuk program-program kegiatan khususnya program yang bersentuhan langsung ke masyarakat," kata Arfan Sahar.
Farid Zuniawansyah menanggapinya kalau penyelarasan APBD 2026 Kabupaten Pasangkayu sudah rampung.
"Meski adanya efisiensi, namun pada dasarnya program di APBD 2026 Kabupaten Pasangkayu diupayakan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat," terangnya.
Arham Bustaman, menyatakan bahwa ditengah efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, tentunya daerah diharapkan berinovasi dalam peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
"Tahun 2025 lalu, target capaian PAD Pasangkayu sekitar Rp80 miliar lebih dan tahun 2026 target PAD diharapkan meningkat," ujarnya. (adv)


Komisi II Pertanyakan Soal Anggaran Penanggulangan Pascabencana di Sumatra, Nusron Pastikan Bisa Lakukan Refocusing